Simulasi, Semua unsur KPU Wajib Paham Pungut Hitung Suara

DSC_0358
www.kpu-bengkuluprov.go.id,- Pada sesi kedua pelaksanaan pembekalan Rumah Pintar Pemilu (RPP), peserta yang merupakan pimpinan dan staff di lingkungan sekretariat KPU Provinsi Bengkulu di gembleng untuk melakukan simulasi. Simulasi ini terdiri dari pelaksanaan pelayanan RPP dan simulasi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS.
Pada sesi ini peserta dibagi tugaskan mulai dari menjadi tugas penyambutan pengunjung, petugas pemandu yang akan menjelaskan konten-konten yang tersedia di RPP hingga menjadi petugas KPPS yang melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS saat pelaksanaan Pemilu berlangsung.
Pada sesi simulasi pemanduan kunjungan RPP, komisioner KPU Provinsi Bengkulu divisi hukum dan pengawasan, Zainan Sagiman bertindak langsung sebagai pemandu para pengunjung RPP yang merupakan seluruh karyawan KPU Provinsi dalam simulasi ini. Disamping menjelaskan, Zainan meminta secara langsung beberapa peserta turut mempraktekkan apa yang telah ia contohkan.
Teknis simulasi ini dimulai dari saat kedatangan pengunjung hingga berakhirnya rangkaian kunjungan yang dilakukan.
Pada simulasi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, peserta kemudian berperan sebagai petugas KPPS dan sebagian lainnya sebagai pemilih mulai dari pemilih yang terdaftar dalam DPT, pemilih yang tidak terdaftar di DPT namun membawa identitas kependudukan hingga pemilih dari kelompok disabilitas.
DSC_0363
“Kita semua yang berada di lingkungan KPU ini wajib memahami seluruh teknis penyelenggaraan Pemilu. Sebab masyarakat dalam pandangannya orang-orang KPU memahami betul seluruh teknis penyelenggaran Pemilu,” tegas Zainan.
Disisi lain Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra menekankan pentingnya pelayanan RPP dengan sangat baik dan total agar apa yang menjadi tujuan utama didirikannya RPP ini dapat terwujud.
“Yang paling pokok dalam RPP ini target peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilu yang akan datang dapat tercapai dengan maksimal terlebih menghadapi pemilu legislatif dan presiden serentak tahun 2019 mendatang. Selain itu perhatian besar juga kita tujukan dalam mengenalkan pendidikan pemilih bagi masyarakat agar pemilu yang kita laksanakan kedepan semakin berkualitas dengan hadirnya masyarakat yang telah melek demokrasi dan melek politik,”ungkap Irwan.