RPP : Laboratorium Pendidikan Pemilih

DSC_0207
www.kpu-bengkuluprov.go.id,- Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPU Provoinsi Bengkulu, Irwan Saputra dalam sambutannya saat acara Lounching Rumah Pintar Pemilu (RPP) Provinsi Bengkulu, Sabtu (8/4).
Acara Lounching yang juga dihadiri oleh Anggota KPU-RI Wakil Gubernur Bengkulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sahabat KPU, KPU Kabupaten/Kota serta stokeholder lainya tersebut, Irwan menyampaikan silahkan RPP silahkan dijadikan laboratorium untuk melakukan pendidikan pemilih sejak dini.
“Hadirnya RPP ini kami mohon dukungannya, silahkan RPP dijadikan laboratorium untuk melakukan pendidikan pemilih sejak dini. Soal pendidikan pemilih yang secara garis besar menjadi pendidikan politik tentang pemilu dan demokrasi memang tugas berat kita bersama masih banyak PR kita terkait dengan menciptakan pemilih yang cerdas, pemimpin yang berkualitas karena itu konsep RPP dari sejak dini kita sudah membangun itu. nanti silahkan sekolah-sekolah dari tingkat SD mungkin juga TK kalau ada untuk mengunjungi RPP ini,” terang Irwan.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini RPP baru di 2 Kabupaten dan 1 Kota dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bengkulu. Namun KPU Provinsi Menargetkan secepatnya kedepan akan dibentuk di seluruh Kabupaten/Kota.
Dibagian akhir sambutannya Ketua KPU Provinsi Bengkulu menghimbau kepada semua pihak untuk dapat memanfaatkan fasilitas RPP yang telah disiapkan oleh KPU Provinsi Bengkulu dalam rangka untuk mendapatkan informasi yang seluas-luasnya serta dapat memahami bagaimana secara teknis pekerjaan pemungutan dan penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU dalam pelaksanaan Pemilu.
“Kami mohon dukungan agar RPP ini dapat kita manfaatkan bersama, siapapun, dari organisasi manapun dapat memanfaatkan RPP yang kami sediakan ini. RPP yang kita siapkan, pengunjung tidak hanya mendapatkan teori-teori saja tetapi bisa melihat bukti dan simulasi karena di ruang pintar RPP kita ada ruang simulasi yang bisa kita langsung praktekkan tentang bagaimana proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” demikian Irwan.(irs)